GP RIDER

Tuesday, February 1, 2011

Kendaraan Tercepat Dunia


Headline
INILAH.COM, Jakarta - Menurut Xinhua, kereta api penumpang modifikasi umum konvensional China baru-baru ini mencetak rekor kecepatan baru 486 km per jam. Berikut kendaraan tercepat dunia.
Jenis-jenis kereta api di negara lain yang telah mencapai kecepatan tinggi. Yakni, kereta TGV Perancis yang dimodifikasi khusus mencapai 574,8 km per jam selama tes 2007. Kereta magnetis Jepang melaju pada kecepatan 581 km per jam pada 2003.
Kecepatan itu dengan mudah mematahkan kecepatan mobil tercepat dunia. Namun tak bisa dibandingkan dengan pesawat tercepat. Berikut daftar kendaraan tercepat dalam sejarah.
Mobil tercepat yakni Thrust SSC (mobil supersonic dengan kecepatan 1.227.986 km per jam). Mobil ini mencetak rekor itu di jalur satu 1.600 meter di Black Rock Desert, Nevada pada 1997.
Mobil produksi tercepat, Bugatti Veyron Super Sport memiliki kecepatan mencapai 431.072 km per jam. Mobil ini muncul pada 2010.
Sepeda motor (resmi) tercepat, BUB Lucky 7 Streamliner mampu melaju pada kecepatan 591.244 km per jam. Motor ini mencetak rekornya di Bonneville Speedway, Utah pada 2009.
Sepeda motor (tak resmi) tercepat, Top Oil-Ack Attack Streamliner mampu melaju pada kecepatan 605.697 km per jam. Rekor ini dicetak di Bonneville Speedway, Utah pada 2010. Perahu tercepat, ‘Spirit of Australia’ mampu melaju dengan kecepatan 511,13 km per jam pada 1970.
Helikopter tercepat, Westland Lynx 800 G-Lynx mampu melaju pada kecepatan 401 km per jam pada 1986. Pesawat ruang angkasa berawak tercepat, Apollo 10 mampu melaju pada kecepatan 39.896 km per jam pada 1969. [vin]

YAMAHA BISON

Ragam Yamaha Byson Sesuai Selera Pemiliknya

MOTOR PLUS/DAVID/BOYO/YUDI
JAKARTA, KOMPAS.com - Bentuk Yamaha Byson dengan ban besar dan setang Fatbar sebenarnya sudah macho. Tapi oleh sang pemilik seperti Made Andy darim Kalimantan Barat, Rudi Tanumihardjo asal Jakarta dan Abdul Rahim dari Depok, tampilan sepeda motor sport Yamaha itu perlu dibikin lebih berotot.
Konsep bolt-on Made yang tinggal di Sanggau, Kalimantan Barat berkeinginan Bysonnya bergaya streetfighter. urusan modifikasi dipercayakan pada Berkat Motor (BM) di Tangerang, Banten. "Konsep yang diterapkan bolt-on, jadi tidak ada yang perlu dipotong," tegas Rudy Gunawan, owner BM.
Hanya, lanjut Rudy, karena 'baju' Byson terlalu ramping, maka ditambah menggunakan fiberglass agar bisa mencuat ke luar dengan tampilan agak menyiku. Dan pemasangannya tak perlu memotong cover lain dan dudukan bautnya masih pakai cover tutup samping. Untuk mengisi kekosongan di bawah tangki dibikin deltabox pakai fiberglass, termasuk juga tutup cover bawah mesin dengan desain mengambil dari Deinese.
Agar lebih kekar, pelek standar diganti punya moge Suzuki GSX400. Hanya ukuran belakang 18 inci lebih besar ketimbang depan 17 inci.Dipilihnya pelek GSX karena Made ingin pakai double disk di depan.
Minimalis Beda dengan Rudi Tanumihardjo. Ia merasa bagian bawah Byson perlu dipermanis lagi karena tak imbang antara tangki yang besar, tapi di bawahnya melompong. Selain engine cover, juga dibikin side cover sehingga membuat di seputar mesin jadi lebih penuh.
Karena ada penambahan bodi tentu berefek pada bobot kian berat dan tenaga pun berkurang. Di sini Rudi mengganti CDI dengan yang tidak ada limiternya. Tak cuma itu, koil standar ikut diganti dengan buatan Scorpio.
Rasa India Sementara Rahim ingin sepeda motornya seperti Byson India bernama Fazer yang kuat dengan fairing di depan.Kebetulan ia punya banyak teman di negeri sari, sehingga bisa pesan satu set bodi Fazer.
Begitu datang, enggak langsung dipasang karena enggak ada dudukannya. Dibuatkanlah breket dengan cara yang sedikit beda. Pertama, bagian rangka yang akan ditempeli breket dikasih semacam penambahan daging dengan cara dilas. Baru kemudin di bor supaya breket bisa dibaut.
Untuk lampu belakang, Rahim memilih punya Kawasaki ZX-6 karena bentuknya yang modern. Supaya tidak merusak bodi asli, dibikinkan bodi baru dari fiber sebagai rumahnya. jadi, deh. (Nurfil/Eka)